TAK INGIN BERDIAM DIRI, ANAK CUCU CICIT KANDUNG BATIN BATUAH SAKAI MULAI ANGKAT BICARA

banner 160x600

riaubertuah.id

OPINI (RIUABERTUAH.ID) - Sesuai dengan Besluit yang dikeluarkan oleh Kerajaan Siak Sri Indrapura No. 40 Tanggal 25 Februari 1940 dan berpedoman pada Bab Al-qawaid. Kami yang merupakan turunan atau silsilah batin betuah dari Datuk Boedjang Ganti, Meminta kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan Sakai Batin Betuah untuk tidak membuat pernyataan menyesatkan yang mencoba mengaburkan atau menghilangkan silsilah Sakai Batin Betuah. Marilah kita mengikuti pedoman yang telah diatur didalam Bab Al-Qawaid tersebut dan bukan menurut pendapat pribadi tanpa didukung data atau bukti yang valid.

 

1596618285-RiauBertuah co-5555Kami sangat mengharapkan Pemerintah Daerah, LAMR Provinsi Riau, LAMR Kabupaten Bengkalis, LAMR Kecamatan Mandau, LAMR Kecamatan Pinggir, LAMR Kecamatan Tualang Mandau dan LAMR Kecamatan Bathin Solapan agar memperhatikan apa yang kami sampaikan ini dan tidak mudah terpengaruh oleh kelompok yang mengatasnamakan Sakai Batin Betuah. “Kami sangat mengkhawatirkan apabila ini terus dibiarkan akan bisa berdampak pada hal-hal yang tidak diinginkan” ujar anak kepala suku batin batuah Abdul Karim(Alm), Datuk Suhardi ST.,MM.


Kami minta kepada pihak-pihak yang tidak mengetahui sejarah Sakai untuk segera menghentikan tindakan yang dapat menghilangkan sejarah aslinya Sakai Batin Betuah, mari duduk bersama demi anak cucu kita kedepannya" tambah Zainal Arifin bin Boedjang ganti selaku Kepala Suku Sakai batin batuah sampai saat ini, yang merupakan anak kandung (Alm)Boedjang Ganti (KH.Ramadhan).


1596614194-RiauBertuah co-555

Hal senada juga ditambahkan oleh Indra Gunawan Bin Mujahiddin cucu kepala suku sakai batin batuah Boejang Ganti, "Tidak usahlah membodohi masyarakat Sakai, kembalilah kepada sejarah yang benar dengan fakta yang sebenarnya. Kasihan anak cucu Sakai akan kehilangan sejarah aslinya Sakai."
Sudah jelas pedoman tata kehidupan suku sakai dituangkan dalam Bab Al-qwaid, “Kenapa kita tidak mau mengikuti pedoman tersebut dan malah mengatakan pedoman tersebut tidak berlaku. Jelas ini merupakan sikap yang tidak pantas terhadap maklumat yang dikeluarkan oleh Kerajaan Siak Sri Indrapura." Timpal Rhodei Aouhgeh Alias Ogek (Panglimo Sakai batin batuah).


Ditegaskan lagi bahwa kepala suku batin delapan sakai tidak ada hak dan wewenang untuk memilih atau menggantikan kepala suku batin hinduk. Begitu juga dengan LSM sama sekali tidak berhak dan tidak berwenang terhadap mengurus wilayah batin hinduk, apa lagi mengurus adat, tradisi dan juga mengurus tanah ulayat tanpa persetujuan dan musyawarah dengan batin hinduk aslinya, sambung mashuri(dabalang Sakai batin Batuah)anak dari kepala suku sakai batin batuah Datuk Abdul Karim(Alm)


"Para Batin-Batin adalah bersifat otonom, tidak tunduk kepada Lembaga atau Organisasi kemasyarakatan. Sekarang ini terbalik yang menentukan akan menjadi Batin malah lembaga atau organisasi kemasyarakatan. Kemana marwah para Batin?"

Laporan: AY