“SURAT CINTA”  PTPN V YANG BERPOLEMIK  DAN SARAT POLITIK

banner 160x600

riaubertuah.id

PEKANBARU-riaubertuah.id – Hari Raya Idul Adha 1441 H / 2020 M telahpun usai namun banyak permasalahan yang masih tersisa dibalik niat ibadah dalam pemotongan hewan kurban ini.

 

Hal ini terjadi di Mesjid Darul Abrar yang berada dilingkungan Kantor Gedung DPRD Provinsi Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.

 

Kisruh Surat Berita Acara Penyerahan Hewan Kurban sebanyak 2 ekor sapi yang ditanda tangani diatas matrei oleh Bambang Budi Santoso selaku Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PT.Perkebunan Nusantara V sebagai Pihak Pertama menyerahkan Kepada  Agung Nugroho selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat  DPRD Provinsi Riau sebagai Pihak Kedua.

 

Polemik  yang terjadi membuat riaubertuah.id mencoba mengkonfirmasi hal ini langsung kepada Agung Nugroho S.E., selain Ketua Fraksi Partai Demokrat juga Anggota Komisi V DPRD Riau, Senin (10/08/2020).

 

“Saya kan hanya penerima itukan sapi Pak Asri, tanya lah alngsung sama beliau,” kata Agung saat diwawancara baru saja keluar dari ruang Komisi V meninggalkan ruang rapat yang sedang berlangsung rapat antara komisi V dengan mitranya Disnaker Provinsi Riau menuju Mesjid Darul Abrar untuk menunaikan Sholat Zuhur.

 

Setelah selesai melaksanakan ibadah Sholat Zuhur Agung Nugroho memanggil awak media riaubertuah.id yang pada saat itu datang bertiga dengan rekan media lainya (riautimes.co.id dan gaungriau.com) untuk masuk ke ruangan Komisi V disana Agung Nugroho sudah menunggu bersama awak media lainya sebanyak  5 orang (antaranews.com, Harian Pagi Riaupos dan RTV 2 orang).

 

Konfirmasi pertanyaan terkait  kisruh polemik Surat Berita Acara Penyerahan Hewan Kurban 2 ekor sapi ini kembali berlanjut.

 

“2 ekor sapi ini sudah ada 3 hari di DPD Demokrat diantar hari Kamis tanggal 30 Juli 2020 sedangkan pemotongan pada hari Minggu 02 Agustus 2020 saat sapi diantar itu Saya tidak berada di tempat Saya lagi di Tembilahan,” terang Agung kepada awak media yang hadir.

 

Agung Nugroho mengakui bahwa Surat Berita Acara Penyerahan Hewan Kurban itu memang beliau sendiri yang mensharenya ke grup-grup WhatsApp.

 

“Terkait Surat Berita Acara Penyerahan Hewan Kurban ini memang Saya sendiri mengshare ke grup-grup WhatsApp,  tapi kan Saya tidaklah bodoh sebelum di share Saya banyak bertanya dulu kepada para ahli terkait isi surat ini, di partai kita punya ahli hukum yang bisa menjelaskan makna bahasa yang terkandung didalamnya,” Jelasnya.

 

“Saya  dalam hal sebagai penerima dan menandatangani Surat Berita Acara Penyerahan Hewan Kurban  2 ekor sapi ini tidak salah dan tidak dapat dipersalahkan, Saya siap menghadapi siapapun terkait isi  Surat Berita Acara Penyerahan Hewan Kurban ini,” ujarnya lagi.

 

“Kami di DPC korban sebanyak 20 ekor saya pribadi korban 4 ekor Demi Allah, tak mungkin Saya akan mengambil 2 sapi tu, sekarang ne Saya telpon 10 ekor sapi datang sepuluh tu, asal tau Saya ne pengusaha Saya punya Peternakan Sapi,” katanya.

 

“Dalam hal menerima bantuan ne aku tak tau proses, aku mau ne disambar petir tak pernah aku sedikitpun berkomunikasi dengan pihak PTP V , aku hanya bertanda tangan di Surat Berita Acara Penyerahan Hewan Kurban itu saja,” ungkap Agung tetap dengan nada tinggi.

 

“Boleh kalian tanya ke pengurus Mesjid Darul Abrar ne berapa yang menyumbang kesana? Aku untuk ibadah rela memberi ke Mesjid silahkan cek ada nama aku tak disitu?, tak mungkin lah aku mau melarikan 2 ekor sapi ne,” ucapnya.

 

Saat ditanya apakah Agung Nugroho bersedia mengembalikan  2 ekor sapi ini?

 

Ini jawabanya,

 

“Jangan tanya aku lagi coba tanya PT PTPN V tu, mau ga dia meminta maaf kepada aku karena sudah salah menulis surat ni? Aku akan ganti 10 kali lipat jika  mereka mau minta maaf kepada aku, jelaskan duduk persolan surat ini untuk menclearkan status aku, setelah itu langsung aku ganti 20 ekor sapi bila itu dapat dilakukan,”  lanjutnya lagi sambil memanggil Gema Staf ahlinya.

 

Sekali lagi Agung Nugroho berucap bahwa beliau adalah pengusaha sapi.

 

“Aku ne pengusaha sapi punya peterankan,”  katanya.

 

“Gema tolong kau tunjukan sapi-sapi kau tu lah,” sampai Agung dengan nada tinggi di hadapan media yang ada saat itu.

 

“Lillahita’ala Bambang tu berucap ke aku bahwa ini kami berikan untuk Pak Asri, Pak,”  tutup Agung.

 

Sebelumnya  dilangsir dari gaungriau.com  konfirmasi Ketua Pengurus Mesjid Darul Abrar  Sugeng Pranoto  Anggota Fraksi Partai PDIP yang juga Anggota Komisi III DPRD Riau ke Huams PT PTPN V.

 

PEKANBARU--Gaungriau.com-- PTPN V menegaskan dua ekor sapi kurban untuk DPRD Riau sudah diserahkan kepada Anggota Fraksi Demokrat DPRD Riau Agung Nugroho di Kantor DPD Partai Demokrat Riau Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru.

 

Demikian disampaikan Humas PTPN V Rizki Atriansyah kepada Ketua Masjid Daarul Abrar DPRD Riau Sugeng Pranoto dan panitia kurban, Kamis 6 Agustus 2020 dalam pertemuan membahas dua ekor sapi kurban DPRD Riau bantuan PTPN V yang tidak sampai dan tidak diterima DPRD Riau.

 

Rizki mengungkapkan dua ekor sapi langsung diserahkannya di Kantor DPD Demokrat Riau sesuai dengan arahan Wakil Ketua DPRD Riau yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Riau Asri Auzar.

 

"Bantuan dua ekor sapi itu untuk DPRD Riau, kami memiliki berita acaranya dan kami memiliki foto dokumentasi yang diterima Anggota DPRD Riau Agung Nugroho di Kantor DPD Demokrat Riau, " jelas Rizki.

 

Dilanjutkannya, sebelum acara serah terima dua ekor sapi tersebut di Kantor DPD Demokrat Riau, Rizki bertemu dengan Wakil Ketua DPRD Riau yang juga Ketua Partai Demokrat Riau Asri Auzar. Dalam pertemuan tersebut, lanjut Rizki, Asri menyampaikan daging dua ekor sapi kurban bantuan PTPN V akan dibagikan kepada masyarakat daerah terpencil di Riau.

 

"Karena, katanya sapi kurban di DPRD Riau sudah banyak, " beber Rizki.

 

Mendengar penjelasan Rizki, Ketua Masjid Daarul Abrar Sugeng Pranoto menegaskan panitia kurban Masjid Daarul Abrar DPRD Riau sama sekali tidak ada menerima dua ekor sapi bantuan PTPN V tersebut. Makanya, selaku Ketua Masjid Daarul Abrar DPRD Riau bersama panitia kurban mendatangi PTPN V sesuai dengan permintaan anggota DPRD Riau supaya persoalan tersebut terbuka secara terang benderang.

 

Padahal, lanjut Anggota Fraksi PDIP DPRD Riau ini, seminggu sebelum pelaksanaan pemotongan hewan kurban Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar menyampaikan kepada ketua panitia kurban Masjid Daarul Abrar DPRD Riau ada dua ekor sapi dari PTPN V, kupon daging untuk dua ekor sapi itu sudah dibagikan kepada masyarakat dan dagingnya juga rencananya akan diserahkan ke panti asuhan.

 

"Akibat sapi tidak ada kita terima, banyak masyarakat yang sudah punya kupon tidak kebagian dan panti asuhan juga tidak dapat daging kurban dari DPRD Riau, " beber Sugeng.

 

Legislator Dapil Kuansing Inhu ini snagat menyayang sikap oknum anggota DPRD Riau yang mengatasnamakan DPRD Riau melakukan pembelotan dua ekor sapi kurban DPRD Riau dari PTPN V tersebut.

 

"Ini yang kita sayangkan mengatasnamakan DPRD, namun tidak sampai ke DPRD Riau. Tadi kan jelas disampaikan Humas berita acaranya untuk DPRD Riau, " beber Sugeng.

Ke depan, Anggota Komisi III DPRD Riau ini berharap jangan sampai ada pembelotan bantuan sapi kurban DPRD Riau yang silakukan oknum mengatasnamakan DPRD Riau.

 

" Kami berharap tidak terjadi pembelotan sapi kurban lagi. Karena, ini namanya jelas bukan miss komunikasi, berita acaranya kan jelas untuk DPRD Riau, " bebernya lagi.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Riau yang juga Ketua Asri Auzar ketika tidak menjawab ketika dikonfirmasi terkait persoalan dua sapi kurban DPRD Riau bantuan PTPN V yang tidak sampai ke DPRD Riau.(GAUNGRIAU.COM/***rud)

 

(tetiguci)