Selain Pariwisata, Industri Hilirisasi Sawit Jadi Potensi Ekonomi Baru di Riau

banner 160x600

riaubertuah.id

PEKANBARU,RIAUBERTUAH.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau selain mengembangkan industri pariwisata juga memanfaatkan industri hilirisasi kelapa sawit sebagai sumber baru dalam meningkatkan perekonomian.

Hak itu disampaikan Gubernur Riau H Syamsuar saat menggelar pertemuan dengan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI,di Gedung DPR RI, Kamis (09/07/20) kemarin di Jakarta. Dua strategi ekomoni baru itu dinilai berpotensi untuk dikembangkan.

"Pemprov Riau diharapkan untuk mengembangkan sumber ekonomi baru misalnya pariwisata. Kemudian mengoptimalkan kebijakan hilirisasi, terutama hilirisasi industri kelapa sawit,"kata Gubri.

Dua strategi sumber perekonomian yang baru itu lanjut Gubri, merupakan hasil rekomendasi dari Bank Indonesia Perwakilan Riau dan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau. Hal ini didasari geliat perekomian dan potensi yang dimiliki Riau saat ini.

Menurut Gubri, pengembangan potensi industri hilirisasi kelapa sawit dinilai sangat tepat dan akan optimal. Ini dikarenakan, potensi dan kebun kelapa sawit di Riau sangat besar.

"Kami juga telah memberikan kemudahan izin usaha dan lainnya. Tetapi hal yang paling penting dalam menunjang strategi tersebut adalah  peningkatan infrastruktur,"ungkapnya.

Karena kata Gubri, masih banyak infrastruktur yang perlu dibangun. Hal ini penting agar kawasan-kawasan industri perekonomian itu dapat terkoneksi dengan baik.

Dukungan Komisi V DPR RI papar Gubri, sangat diharapkan oleh Masyarakat Riau. Sehingga, pembangunan infrastruktur dapat terealisasikan dengan cepat. (MCR)