Sebelum Tewas Dijalan, Pria Ini Meninggalkan Pesan yang Membuat Pemilik Warung Tuak di Rohil Merinding

banner 160x600

riaubertuah.id

BAGANSIAPIAPI - Melky, pemilik lapau tuak warga desa Bakti Makmur Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir, Riau sama sekali tidak menyangka dengan ucapan yang disampaikan Ari (33) merupakan pesan terakhir sebelum dia tewas tergeletak didaerah jalur dua jalan Tambusai, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir pada Rabu ( 9/10/2019) sekira pukul 07.00 Wib pagi.

" Aku nggak kesini lagi bang, aku pingin tenang," kata Melky menirukan ucapan korban saat memberikan keterangan sebagai saksi kepada Polisi.

Menurut Melky, setelah mengucapkan kata itu, Ari lalu membeli sebungkus rokok Lucky dan minum tuak dari pukul 14.00 Wib sore hinggal pukul 22.30 Wib malam di Murini dalam. Dirinya mengakui, saat itu dia tidak memiliki firasat apapun atas kepergian langganannya itu untuk selamanya.

Sampai khabar buruk itu datang dari lelaki bernama Suwandi melihat korban Ari sudah dalam posisi telungkup dengan tubuh melintang ke tengah jalan pada pukul 07.00 Wib pagi. Karena penasaran, beberapa kali dia membunyikan klakson namun korban sedikitpun tak bergeming.

Akhirnya dia pun berlalu karena pingin cepat-cepat mengantar anaknya ke sekolah. Tidak lupa Suwandi memberikan informasi kepada kenalannya, Samosir untuk melihat korban yang masih tergeletak di tengah jalan.

"Itu ada orang jatuh coba kalian lihat saya antar anak saya dulu ke sekolah," kata Suwandi kepada Samosir.

Tidak menunggu lama, Samosir mengajak masyarakat untuk melihat mayat tersebut secara beramai ramai dan selanjutnya mereka menghubungi Babin Kamtibmas. Akhirnya korban di bawa ke Puskesmas Tanjung Medan untuk keperluan Visum.

Menurut keterangan Kapolres Rokan Hilir, AKBP Muhammad Mustofa,S.Ik melalui Kasi Humas Polres Rohil, AKP Juliandi,SH, dari olah TKP, korban dengan nama lengkap Ari Adi mengalami kecelakaan tunggal saat mengenderai sepeda motor.

" Setelah melakukan pemeriksaan saksi saksi diantaranya saudara Melki, Suwandi, Wati dan Samosir, kami menyimpulkan bahwa korban tewas karena kecelakaan tunggal," kata Juliandi.

Dilokasi kejadian, kata Juliandi, polisi hanya menemukan satu unit sepeda motor Supra X 125 nomor Polisi BM 4645 WB milik korban dan satu buah dompet korban dalam keadaan utuh.

" Jadi tidak ada unsur perampokan atau sejenisnya. Motor korban juga tidak dalam kondisi tabrakan," ujar Juliandi.

Dia menyebutkan, dari hasil visum, korban mengalami luka robek pada sudut kelopak mata kanan dengan luka sepanjang 1,5 cm. Selain itu korban juga mengalami luka robek dibagian pipi, hidung dan lidah.

" Kami menyimpulkan bahwa luka yang dialami korban murni karena kecelakaan dan tidak ada tanda tanda kekerasan," terangnya. (Red)

Sumber : Humas Polres
Editor : Amrial