Operasi Zebra 2019, Ini Delapan Poin Pelanggaran Lalu Lintas yang Diburu Polisi

banner 160x600

riaubertuah.id

PEKANBARU, RIAUBERTUAH.ID - Rabu (23/10/2019), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau dan jajaran mulai melakukan Operasi Zebra Muara Takus 2019. Ada delapan poin pelanggaran lalu lintas yang diburu kepolisian.

Apel gelar Operasi Zebra Muara Takus 2019 dipimpin langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, di halaman Mapolda Riau, Jalan Jenderal Sudirman. Operasi Zebra akan berlangsung selama 14 hari ke depan.

Agung mengatakan, Operasi Zebra Muara Takus 2019 melibatkan 320 polisi, dibantu personel TNI dan Dinas Perhubungan. "Operasi berlangsung selama dua pekan, dimulai hari ini," ujar Agung, usai apel, Rabu pagi.

Jenderal bintang dua itu merincikan, ada delapan poin penindakan yang menjadi fokus petugas di lapangan, yakni berkendaraan sambil menggunakan handphone, melawan arus lalu lintas, berboncengan dengan sepeda motor lebih dari dua orang.

Kemudian, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm, mabuk saat berkendaraan atau di bawah pengaruh alkohol, berkendaraan melebihi ambang batas kecepatan, dan pelanggaran administrasi berupa surat-surat kendaraan.

Agung menegaskan, operasi bertujuan untuk menertibkan masyarakat ketika berkendaraan di jalan raya. Masyarakat harus memikirkan keselamatan diri sendiri dan orang lain sebagai pengguna fasilitas.

 

(Sumber : Cakaplah.com)