HILANGNYA ANGGARAN PEMBANGUNAN JALAN LINTAS BONO DARI PUSAT DI PEMPROV RIAU

banner 160x600

riaubertuah.id

PEKANBARU, RIAUBERTUAH.ID - Beberapa pekan lalu tepatnya 3 juni 2020 lalu Aliansi Pemuda Desa Kubangan Pelalawan mempertanyakan hasil perjuangan mereka menyampaikan aspirasi dan mengantarkan proposal pembangunan jalan ke PUPR Pusat pada DPRD Provinsi Riau dan di hadiri pula oleh jajaran PUPR Provinsi Riau terkait pembangunan jalan lintas bono khususnya untuk beberapa Desa yang sudah beberapa tahun tidak mendapatkan perbaikan dan tidak mendapatkan kelanjutan pembangunan.

Desa tersebut yakni Desa sokoi, sungai emas, labuhan bilik, gambut mutiara, dan segamai. Setelah melakukan audiensi, maka diketahuilah ternyata PUPR Provinsi Riau mendapatkan DAK 45M namun dipotong covid menjadi 22M dan itu ialah hasil dari perjuangan kawan-kawan Aliansi Pemuda Desa Kubangan Pelalawan yang mendapatkan support, baik itu dari Desa dan dari salah satu ditjend PUPR yang ada di Pusat. Namun disayangkan Dana tersebut sedikitpun tidak diperuntukkan kepada desa-desa yang aliansi perjuangkan dengan berbagai alasan dari PUPR Provinsi Riau, sementara masyarakat sangat berharap atas hasil perjuangan anak-anak mereka yang berasal dari desa-desa itu sendiri.

"Kita tidak meminta Dana itu seutuhnya tapi Jangan sampai desa-desa tersebut hanya dapat kabar dananya saja, kami kesana itu membawa kop Surat 4 Desa Dan kop aliansi kami", ucap Ali ketua aliansi pemuda Desa Kubangan pelalawan dengan nada kecewa.

Beberapa waktu ini aliansi pemuda Desa Kubangan Pelalawan memperhatikan adanya beberapa alat berat dari Provinsi Riau yang diperuntukkan untuk kelompok-kelompok tani membuka lahan ataupun service lahan pertanian/perkebunan mereka, "nah itu bisa berikan alat berat, kok untuk service jalan kita tidak bisa?", Kata Ali pemuda tempatan sungai emas merasa sangat kesal dengan ketidakperdulian PUPR Provinsi terhadap jalan poros Desa sokoi, sungai emas, labuhan bilik, gambut mutiara, dan beberapa Desa yang tidak mendapatkan perhatian.

Terkait keabsahan Dana 22M tersebut jajaran aliansi yakni sulaiman, akbar, afandi, adnan, ramlan Dkk "kita masih simpan video pengakuan PUPR Provinsi terkait Dana itu, dan ketua kami pun tidak putus komunikasi dengan ditjend terkait di pusat sana".

Sementara kepala Desa sungai emas Samsuria dan salah seorang tokoh pemuda labuhan bilik Zainal Abidin mengatakan

"Andai saja Desa boleh membangun, kami Akan bangun jalan itu Karna kami bertumpu pada jalan itu". Ketua Aliansi Pemuda Desa Kubangan Pelalawan juga berkomitmen tidak akan berhenti memperjuangkan jalan tersebut, "DPRD Provinsi khususnya yang berasal dari dapil pelalawan tolong paling tidak tontonilah kami", ujar Ali.