Diduga Berikan Keterangan Palsu, Anak Oknum Pejabat di Kampar Bakal Dipolisikan Kembali Oleh Korban

banner 160x600

riaubertuah.id

KAMPAR, RIAUBERTUAH.ID - Perseteruan antara Farhan selaku korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh MF anak salah seorang pejabat di Kampar akhirnya kian panjang, bukannya menyelesaikan secara kekeluargaan, terduga pelaku akhirnya malah melaporkan balik korban ke Mapolres Kampar terkait dugaan penganiayaan.

Rico Febputra SH selaku kuasa hukum korban menuturkan, bahwa sebenarnya kejadian dugaan pengeroyokan tersebut sudah terjadi 1 bulan yang lalu, waktu itu Rico Febputra SH menuturkan kalau kliennya sudah melaporkan perkara tersebut di Mapolres Kampar pada tanggal 17 April 2020 yang lalu dan pihak kepolisian sudah melakukan penyidikan secara estafet dengan memeriksa korban, terduga pelaku dan beberapa orang saksi.

"Kami berharap Polres Kampar segera menangkap para pelaku, karena bukannya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, terduga pelaku malah melaporkan balik pelapor ke Mapolres Kampar dengan dugaan penganiayaan pada tanggal 9 Mei kemarin" tegas Rico.

Ia juga menambahkan, bahwa pelaku juga diduga membuat keterangan tidak benar dalam laporan tersebut dan korban akan mempertimbangkan untuk melaporkan terduga pelaku terkait keterangan palsu di Mapolda Riau.

"Saya beserta team telah mengkaji terkait dugaan keterangan palsu yang dibuat terduga pelaku, kami sudah mendalami rekaman cctv, saksi-saksi dan petunjuk lainnya, sehingga kami akan melakukan upaya hukum lagi terhadap terduga pelaku, karena terduga pelaku beriktikad tidak baik dalam persoalan ini," tambah Rico.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada tanggal 17 April 2020 lalu, yang mana kejadiannya bermula dari percakapan melalui Video Call antara pelaku dengan korban, pada percakapan tersebut MF mengeluarkan kata-kata kotor kepada korban dengan mengatakan "Mano omak ang, bisa den pakai omak ang malam ko". Sehingga saat itu korban terpancing dan mencari pelaku yg berujung pada perkelahian duel (1 vs 1, red) di sekitar SD Muhammadiyah Bangkinang, dan menurut beberapa orang saksi di lokasi pada saat itu MF dkk sedang minum-minuman beralkohol jenis Anggur Merah.

1589924929-RiauBertuah co-IMG-20200520-WA0001

Keterangan Foto : Farhan, Korban Pengeroyokan di Kampar.

Setelah perkelahian duel 1 lawan 1 dilerai, selanjutnya MF mengajak korban kembali melanjutkan duel di Lapangan Pelajar, namun sesampainya dilapangan pelajar ternyata MF telah menanti bersama teman-temannya dan langsung mengeroyok korban hingga babak belur.

Dikatakan Salah seorang saksi di TKP, pada saat melakukan pengeroyokan, MF menyerangnya dengan menggunakan benda berbentuk besi dan menusuk-nusukkan besi tersebut ke badan Farhan.

"Saya melihat inisial Fi memukul korban/Farhan dibagian kepala belakang hingga tersungkur, selanjutnya RA menendang Farhan dan dengan sigap MF kemudian menusuk Farhan secara membabi buta menggunakan besi sehingga beruntung pada saat pengeroyokan tersebut baju yang dikenakan Farhan terlepas dan ia melarikan diri" terang salah seorang saksi yang tidak ingin disebutkan namanya

Setelah berhasil kabur, selanjutnya Farhan langsung membuat laporan ke Polres Kampar dan langsung melakukan visum di RSUD Bangkinang..

Berdasarkan pantauan awak media, Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka luka pada bagian lengan, bahu, dada, punggung, kepala, dan sakit pada bagian pinggang dan Hasil CT scan di 2 rumah sakit, yakni RS Awal Bros Panam dan RS PRIMA, Farhan mengalami geger otak tingkat sedang dan pendarahan di bagian kepala, sehingga Farhan harus menjalani perawatan intensif.

Laporan : Ingka Pratama