cheap jerseys authentic jersey wholesale wholesale replica soccer jerseys youth basketball jerseys wholesale football jersey wholesale game jerseys wholesale wholesale blank basketball jerseys mitchell and ness jerseys wholesale wholesale nike nfl jerseys free shipping cheap nba jerseys wholesale
Home / DAERAH / Puluhan Generasi Muda Pekanbaru Lakukan Aksi di Kantor Walikota Pekanbaru

Puluhan Generasi Muda Pekanbaru Lakukan Aksi di Kantor Walikota Pekanbaru

Foto : Ilustrasi.

PEKANBARU (Riaubertuah.id) – Terkait beroperasinya tempat hiburan dan gelanggang permainan (Gelper) yang tidak mematuhi Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru Nomor 3 Tahun 2002, Organisasi Generasi Muda Pekanbaru (GMP) yang menggelar unjuk rasa di Kantor Walikota Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (9/11/2017) siang.

Berdasarkan penilaian massa, Pemerintah Kota Pekanbaru terkesan lemah dalam menegakkan aturan tersebut, bahkan terindikasi melakukan pembiaran. Tak hanya itu, GMP juga mendesak Pemkot memberi sanksi tegas kepada tempat-tempat hiburan dan Gelper yang terbukti melanggar aturan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian pun menemui pendemo untuk menanggapinya. Ia memastikan, Satpol PP sebagai penegak Perda akan berupaya maksimal dalam menjalankan aturan yang berlaku.

Puluhan massa juga diajak untuk bersama-sama mengawasi tempat-tempat hiburan dan gelper yang diduga melanggar aturan yang berlaku tersebut. Dengan adanya kerjasama dan saling mengawasi, maka upaya pun berjalan baik dan optimal.

“Tentu, kita apresisi hal ini, ada kontrol dari masyarakat soal Perda tentang hiburan umum. Pemerintah tidak melarang usaha hiburan, asal mengikuti ketentuan dan aturan yang ditetapkan. Jika melanggar kita tindak. Itu yang kita sampaikan kepada massa tadi,” jawabnya dilansir dari GoRiau.com.

Dalam kegiatan aksi tersebut tampak aparat dari Polresta Pekanbaru dan Satpol PP dikerahkan untuk megawal aksi unjuk rasa itu. Massa juga terlihat membawa beberapa spanduk tuntutan.

Puluhan pendemo memiliki lima point tuntutan, pertama mendesak Pemko Pekanbaru menegakkan Perda Nomor 3 tahun 2002 tanpa pandang bulu. Kedua mendesak pemerintah memberi sanksi tegas terhadap tempat hiburan yang terbukti melanggar aturan.

Tuntutan berikutnya, meminta pemerintah menggelar operasi pengawasan secara rutin terhadap lokasi hiburan, agar praktik prostitusi dan peredaran Narkoba dapat dicegah.

Keempat, mendesak pemerintah Kota Pekanbaru mencopot/mengganti pejabat di pemerintahan yang terindikasi ‘bermain mata’ dengan pengusaha hiburan. Jika tuntutan ini tidak ditindaklanjuti, massa akan siap melakukan upaya berikutnya.

Check Also

Kabupaten Siak kembali Raih Penghargaan Sebagai kabupaten Peduli HAM

SIAK SRI INDRAPURA ( riaubertuah.id ) ~ Implementasi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hal …