cheap jerseys authentic jersey wholesale wholesale replica soccer jerseys youth basketball jerseys wholesale football jersey wholesale game jerseys wholesale wholesale blank basketball jerseys mitchell and ness jerseys wholesale wholesale nike nfl jerseys free shipping cheap nba jerseys wholesale
Home / ADVERTORIAL / Kabupaten Baru Dimata Masyarakat luar “Siak Kota Wisata yang Bermartabat”

Kabupaten Baru Dimata Masyarakat luar “Siak Kota Wisata yang Bermartabat”

SIAK SRI INDRAPURA ( Riaubertuah.id ) ~ Berbagai geliat Pengembangan dibidang pariwisata di Kota Istana, Kabupaten Siak terus menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Pemkab terus melakukan berbagai pembenahan, dalam upaya menjadikan Kabupaten Siak sebagai kota wisata yang bermartabat. 

Hal ini dilihat dari sudut pandang masyarakat Siak misalnya penuturan ahmad kepada media ini pada satu kesempatan  disiak,melihat siak luar biasa kerja keras beberapa tahun terakhir ,khusunya bidang pariwisata,walaupun  belumlah sesempurna mungkin ,jika dibandingkan dengan kabupaten lain , siak sudah mampu bersaing dan lebih maju dengan daerah lainnya,penuturan ini juga disampikan beberapa warga desa sebauk kabupaten bengkalis mader dan izam kepada media ini 18/5 dibengkalis,dia menuturkan kalau  berjalan kesiak sangat betah dan lupa terkadang jalanya yang maju luar biasa” katanya penuh heran”

Pemerintah Kabupaten Siak telah mengangkat berbagai ivent, bertaraf Internasional  diantaranya Tour de Siak dan serindit-boat-race yang terbilang sukses sampai kemanca negara, Pemkab Siak juga terus membenahi berbagai infrastruktur pendukung dan meningkatkan sumber daya manusianya, seperti aparatur sipil negara, guru dan masyarakat sendiri.

Karena bagaimanapun, sumber daya manusia sangat menentukan kemajuan pariwisata dalam satu daerah. Sebab betapapun hebatnya potensi wisata yang dimiliki, tanpa dukungan sumber daya manusia tentu hasilnya tak akan begitu maksimal. Karena itu, dalam program pembangunannya, Bupati Syamsuar terus berupaya menciptakan berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusianya.

Sempena HUT KORPRI 45 dan HUT 71 PGRI serta Hari Guru Nasional di Kabupaten Siak, 29 November beberapa waktu lalu, Bupati Syamsuar kembali menekankan pentingnya sikap profesional dari para ASN dan guru. Sebab, menurut Syamsuar, bila ASN dan guru bisa bekerja professional, otomatis sumber daya manusia di Siak akan memiliki keahlian dan berkompeten.

Untuk menunjang sikap profesional ASN dan guru, Pemkab Siak telah melakuan kerjasama dengan lembaga pengelola dana pendidikan (LPDP). Bupati juga mengharapkan masyarakat Siak bisa tetap memelihara suasana aman, damai serta menjaga kerukunan umat beragama.

Sementara itu, program lain yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan membangun Kampung Sakinah. Dimana setiap kampung sakinah yang ada di Siak akan dinilai dan diberikan penghargaan setelah melalui berbagai penilaian.

Al hasil, Salman Alfarizi, penghulu Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh tahun ini berhasil menerima penghargaan Kampung Binaan Keluarga Sakinah tingkat Kabupaten Siak. Penghargaan langsung diserahkan Bupati Syamsuar usai memimpin upacara peringatan HUT KORPRI 45 dan HUT 71 PGRI serta Hari Guru Nasional beberapa waktu lalu.

Salman mengaku senang dan bangga dengan penghargaan dan program pemerintah tersebut. Menurutnya, masyarakat dan pemerintah Kampung Rempak sudah menambahkan berbagai kegiatan, seperti program tahfiz qur’an yang dulunya hanya diikuti beberapa orang, sekarang sudah meningkat drastis. “Dulu itu hanya sekitar 9 orang, selama dilakulan program kampung binaan keluarga sakinah menjadi 21 orang, Alhamdulillah mereka sudah hafal 13 Juz,” kata Salman.

“Kemudian wirid-wirid pengajian bapak-bapak, ibu-ibu dan remaja selalu kita tingkatkan. Saya mengharapkan, program binaan keluarga sakinah terus berlanjut. Karena program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tukasnya.

Bupati Syamsuar berpesan agar penghargaan yang diterima bisa menjadi motivasi untuk mewujudkan kehidupan beragama dalam keluarga, dengan menciptakan susana keagamaan yang bebas dari 3 buta, baca tulis Alquran, ibadah, dan akhlak mulia. “Hidupkan lagi budaya maghrib mengaji dikampung-kampung,” kata Syamsuar.

Dikatakan, keluarga sakinah merupakan pijakan awal dalam berumah tangga. Sebuah keluarga harus mampu mengisi lembaga terkecil dari masyarakat, lembaga terkecil, yakni keluarga. Sebuah keluarga apabila dihiasi dengan sakinah, niscaya masyarakat akan lebih sejahtera. Sehingga kemajuan pembangunan yang dilakukan Pemkab Siak bisa berjalan seimbang antara dunia dan akhirat.

Ini beberapa program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan pemkab dalam mendukung pengembangan wisata di Siak.

Di sisi lain, pengembangan wisata budaya juga terus dikembangkan. Seperti pagelaran seni drama tari bertajuk Tengku Buang Asmara di Jakarta yang ditaja Badan Penghubung Provinsi Riau di Jakarta. Pertunjukan seni teatrikal tersebut mengisahkan kepahlawanan Sultan Siak yang dipentaskan di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Ratusan undangan dari dalam dan luar negeri, termasuk perwakilan negara-negara sahabat hadir menyaksikan cerita kepahlawanan asal Siak tersebut, seperti Venezuela, Srilangka, Chili, Kuba, Libia dan Palestina.

Bupati Syamsuar bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah dan sejumlah pemuka masyarakat Riau juga hadir menyaksikan pertunjukan tersebut. “Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pagelaran drama tari ini. Belum banyak orang yang tahu sejarah dan kepahlawanan Tengku Buang Asmara, karena beliau belum ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” kata Syamsuar.

Dalam sejarah, Tengku Buang Asmara pernah terjadi perang sengit terhadap VOC. “Dalam perang Guntung yang dipimpin Sultan Tengku Buang Asmara, VOC menderita kekalahan dan kerugian yang tidak sedikit, kisahnya abadi dalam syair perang guntung,” ulas Syamsuar sembari menyebutkan, Kabupaten Siak terus berbenah menjadi destinasi wisata sejarah, seni dan budaya.

“Sultan-sultan terdahulu banyak berjasa bagi negara, termasuk kisah penyerahan kedaulatan Kerajaan Siak pada NKRI oleh Sultan Syarif Kasim II. Saat ini kami tengah merampungkan tugu untuk mengenang nilai kepahlawanan beliau,” tambahnya.

Begitu juga situs peninggalan sejarah, menurut Syamsuar, masih terpelihara dengan baik, di antaranya istana Siak dan Masjid Syahbuddin. Predikat sebagai kota pusaka diharapkan dapat memperkuat upaya promosi wisata di Kabupaten Siak untuk mendukung nawacita dan target nasional 20 juta wisatawan mancanegara.***(adv)

 

Check Also

Kawasan Wisata Alam Mangrove terbaik, Ada di kampung Rawa Mekar Jaya

SIAK SRI INDRAPURA ( Riaubertuah.id ) ~ Jika anda pusing dengan hiruk pikuk kehidupan di …