Ratusan Mahasiswa Unilak Lakukan Aksi di DPRD Provinsi Riau

banner 160x600

Women face

PEKANBARU, RIAUBERTUAH.ID - Senin (17/9/2018), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi lembaga mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak), mendatangi Gedung DPRD Riau. Mereka menggelar aksi terkait kebijakan pemerintah pusat yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat Riau.

Hal itu dilihat dari kondisi perekonomian bangsa yang makin merosot tajam dengan terjadinya nilai tukar rupiah di angka Rp 15.000. Selain itu, massa juga menyampaikan persoalan pengelolaan Blok Rokan sebagai sentral migas terbesar di Riau yang dinilai belum mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Riau.

Massa yang hadir membawa beberapa alat peraga ilustrasi berupa pipa yang diibaratkan sebagai pipa migas yang menyalurkan gas di Riau. Saat ini, mahasiswa berusaha masuk ke dalam gedung DPRD Riau untuk bertemu anggota dewan, namun masih dihadang aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

"Sumber daya alam Riau serasa dikangkangi oleh kebijakan yang terlalu sentralisasi yang berkedok dikelola ibu pertiwi, tanpa mempertimbangkan konsultasi dengan daerah penghasil migas," ungkap Septian Hadi, kordinator aksi.

Sejauh ini, mahasiswa melakukan aksi dan memblokade jalan Sudirman depan kantor DPRD Riau. "Kami ingin berjumpa dengan anggota DPRD Riau, saya akan menjamin kami akan tertib ketika kami dipersilahkan untuk masuk, masuk harga mati," ungkap presiden mahasiswa Unilak Ervan Ibsahrodan.