cheap jerseys authentic jersey wholesale wholesale replica soccer jerseys youth basketball jerseys wholesale football jersey wholesale game jerseys wholesale wholesale blank basketball jerseys mitchell and ness jerseys wholesale wholesale nike nfl jerseys free shipping cheap nba jerseys wholesale
Home / DAERAH / Bentrok Antara Ratusan Massa dengan Polisi Terjadi di Dumai

Bentrok Antara Ratusan Massa dengan Polisi Terjadi di Dumai

Foto : Kegiatan Simulasi di Dumai.

DUMAI, RIAU BERTUAH – Ratusan massa di di Kota Dumai bentrok dengan  Polisi, Senin 29 Januari 2019, siang. Massa akhirnya bisa dibubarkan setelah aparat melakukan tindak tegas. Sejumlah peralatan juga diturunkan untuk membubarkan massa yang sempat bertindak bringas dan anarkis.

Tetapi gambaran di atas bukanlah kejadian yang sesungguhnya. Bentrok tersebut adalah simulasi kesiapan jajaran Polres Dumai, dalam menjaga keamanan saat perhelatan Pemilihan Gubernur 2018, Juni mendatang, yang bertajuk Operasi Mantap Praja Muara Takus 2018.

Kegiatan simulasi dipusatkan di Lapangan Bukit Gelanggang Jalan HR Soebrantas Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kabag Ops Polres Dumai Kompol GTP. Siringo Ringo, SH, PJU Polres Dumai, Ketua KPU Kota Dumai Darwis, S.Ag beserta komisioner, Ketua Panwaslu Kota Dumai Supratman dan jajaran, serta petugas TPS.

Kegiatan itu melibatkan satu pleton Pasukan Dalmas Inti, satu Pleton Pasukan Dalmas Awal, satu Pleton Pasukan Raimas, satu Pleton Personil Sat Lantas, dua pleton Tim Bulshit (pendemo) dan satu regu tim medis dari RS Bhayangkara Dumai.

Dalam simulasi tersebut digambarkan, awalnya puluhan massa merasa tak puas. Sebab, mereka tidak bisa menyalurkan hak suara mereka di salah satu TPS. Mereka tidak bisa menyalurkan hak pilih, karena tidak memiliki undangan untuk mencoblos.

Mereka selanjutnya memutuskan bersama-sama mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Dumai, untuk mengajukan protes.

Keberangkatan mereka diketahui personel Polsek Bukit Kapur yang ketika itu sedang melaksanakan patroli. Peristiwa itu kemudian dikordinasikan dengan Kapolsek Bukit Kapur.

Begitu menerima informasi tersebut, tim negosiator pun langsung diturunkan untuk mengamankan dan menenangkankan pengunjuk rasa. Namun meski sudah diarahkan dan diberi imbauan, massa tetap bersikeras melanjutkan aksi mereka ke Kantor KPU Dumai. Setelah kata sepakat tak dicapai, tim negosiatur pun bergerak mundur.

Selanjutnya Tim Dalmas awal diturunkan. Namun massa makin bertambah banyak. Beberapa di antara mereka mulai memaki dan mendorong-dorong petugas.

Melihat situasi yang mulai memanas, kejadian itu pun kemudian dilaporkan ke Kapolres Dumai. Selanjutnya, Kapolres Dumai memerintahkan Kasat Sabhara menambah kekuatan di Kantor KPU Dumai dengan menurunkan Kompi Dalmas Inti.

Di Kantor KPU Dumai, Water Canon sempat ditembakkan untuk membubarkan massa. Namun bukannya bubar, massa malah semakin beringas. Mereka ganti melempari petugas batu serta benda apa saja yang ada di dekat mereka.

Melihat situasi yang sudah anarkis, Danki Dalmas memerintahkan Tim Raimas melakukan penceraiberaian massa dengan menggunakan motor trail. Namun upaya juga tidak membuahkan hasil.

Selanjutnya Tim Raimas melakukan somasi untuk membubarkan massa. Namun tak juga diindahkan. Akhirnya Tim Raimas menembakkan Flash Ball sehingga massa bercerai berai. Beberapa yang terluka langsung dilakukan pertolongan oleh tim medis.

Setelah massa bubar, personel Polsek Bukit Kapur melaksanakan patroli untuk memastikan situasi di sekitar Kantor KPU Kota Dumai, dan situasi dinyatakan aman dan kondusif.

 

 

Sumber : Riau24.com

Check Also

Bupati Bengkalis Melatik Basuki Rachmad Sebagai Camat Mandau

 BENGKALIS,RIAU BERTUAH – Bupati Bengkalis Amril Mukminin secara resmi melantik Basuki Rachmad sebagai Camat Mandau …